Persyaratan dan Suku Bunga KPR BTN 2022

Persyaratan dan Suku Bunga KPR BTN 2022 – Hai sobat, apakah anda ingin memiliki rumah impian anda, namun belum punya uang cukup untuk membeli secara tunai? Adapun pilihan lainnya yaitu menggunakan jasa Bank yang disebut dengan layanan KPR. Pada akhir tahun 2021 lalu dimana ditetapkan bahwa suku bunga kredit dalam segmen bisnis kredit korporasi sebesar 8.00%. kredit retail 8.25%, kredit mikro n/a. Sedangkan untuk kredit konsumsi yaitu KPR 7,25% dan non KPR 8,75%.

Dimana dalam suku bungan dasar kredit tersebut telah digunakan untuk dasar penetapan suku bungan kredit yang nantinya akan dikenakan oleh pihak Bank ke Nasabah. SBDK merupakan belum diperhitungkan untuk komponen estimasi premi risiko yang besarnya akan tergantung dari nilai Bank kepada risiko masing-masing debitur.

Baca Juga : Strategi Jitu Membeli Rumah Bekas Menggunakan Jasa Bank (KPR)

Oleh karena itu besarnya suku bunga kredit ini akan dikenakan pada debitur belum tentu sama dengan SBDK. Sedangkan dalam kredit konsumsi yang non KPR tidak akan masuk dalam penyaluran dana menggunakan kartu kredit dan kredit tanpda angunan atau biasa disebut dengan KTA. Pastikan informasi SBDK ini berlaku setiap saat bisa dilihat pada setiap kantor Bank dan website. Dalam ulasan ini akan membahas tentang Persyaratan dan Suku Bunga KPR BTN 2022 yang mungkin anda butuhkan.

Persyaratan dan Suku Bunga KPR BTN 2022

KPR BTN Subsidi ini merupakan program untuk pemilikan rumah yang bisa mensejahterakan masyarakat Indonesia. Layanan ini dari kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat republik Indonesia, dimana ditujukkan kepada masyarakat yang memiliki penghasilan rendah dengan suku bunga rendah juga, selain itu cicilan ringan.

Syarat & Ketentuan

  • Pastikan anda seorang WNI yang berusia 21 tahun atau sudah menikah
  • Usia anda tidak boleh lebih dari 65 tahun saat melakukan kredit jatuh tempo. Sedangkan khusus peserta ASABRI telah dapatkan rekomendasi dari YKPP dengan usia pemohon sampai 80 tahun saat kredit jatuh tempo.
  • Pemohon ataupun pasangan suami atau istri belum memiliki rumah dan juga belum pernah terima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah. Adapun pengecualian 2 kali untuk TNI/Polri?PNS yang telah pindah tugas.
  • Gaji ataupun penghasilan pokok tidak lebih dari Rp 4 juta untuk rumah sejahtera tampak dan Rp 7 juta untuk rumah sejahtera susun.
  • Sudah memiliki e-KTP dan terdaftar di Dukcapil
  • Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi yang sesuai undang-undang berlaku.
  • Perhatikan juga pengembang wajib terdaftar di Kementerian PUPR
  • Spesifikasi rumah yang bersubsidi maka telah disesuaikan dengan peraturan pemerintah.

Baca Juga : Cara dan Syarat KPR Rumah BNI Syariah Terbaru

Ketentuan KPR BTN Bersubsidi
  • Suku bunga 5% tetap
  • Uang muka ringan dengan mulai dari 1%
  • Jangka waktu pembayaran dengan maksimal 20 tahun
  • Subsidi bantuan uang muka Rp 4.000.000 untuk rumah tapak.
  • Bebas premi asuransi dan PPn
  • Jaringan kersajama yang luar dengan developer seluruh Indonesia yang sangat terpercaya.

Semoga informasi ini bisa membantu anda dalam melakukan KPR BTN bersubsidi atau non subsidi juga bisa. Harga rumah memang semakin mahal dan tidak akan turun untuk setiap tahunnya. Oleh karena itu kalau anda sudah memiliki uang untuk DP maka bisa langsung mengambil KPR.

Tinggalkan komentar